Inspirasi Penyeduhan Kopi Masa Kini
Sejak pandemi covid-19 tahun 2020, saya mulai tertarik minum kopi pahit setiap hari. Bahkan hingga saat ini, saya mulai menyibukkan diri dengan mengoleksi satu sampai dua sendok bubuk kopi yang pernah saya konsumsi. Bagi saya, aroma dan rasa kopi asli itu menenangkan. Nggasalah kalau banyak orang jadi penikmat kopi atau terjun langsung di dunia usaha kopi, mungkin kami punya alasan yang sama.
Kata beberapa orang penikmat kopi, rasa dan aroma seduhan kopi bisa berbeda dari cara penyeduhannya. Proses penyeduhan ini saya ketahui ketika bertemu teman dan keluarga di wilayah berbeda. Apa saja itu? Yuk kita cek satu-satu.
Pertama.Metode ini paling umum dilakukan yaitu dengan cara menuang bubuk ke dalam gelas, lalu menambahkan air mendidih yang sudah dimasak sebelumnya. Selanjutnya, di aduk deh. Simpel dan menurut saya paling sering ditemui di warkop pinggiran.
Kedua.Proses tidak berbeda dengan cara pertama. Teman saya mengatakan bahwa air seduhan yang dibiarkan sebentar/beberapa menit lalu ditambahkan air panas kembali akan memiliki aroma yang lebih kuat. Caranya ialah tuang bubuk bopi ke dalam gelas, lalu tambahkan air mendidih kira-kira seperempat gelas. Jangan diaduk, diamkan selama 1-2 menit. Jika sudah waktunya, tambahkan sisa air mendidih dan aduk rata. Saya menduga bahwa proses pendiaman tersebut bertujuan agar senyawa aromatik dari kopi dibiarkan bereaksi terlebih dahulu. Sehingga, saat saat air ditambahkan dan diaduk rata pada proses akhir, aromanya lebih kuat. Next…
Ketiga.Cara penyeduhan kali ini saya temui ketika berkunjung ke rumah keluarga di Medan. Prosesnya dimulai dari memasak bubuk kopi dan air secara bersamaan hingag mendidih. Jika sudah mendidih, kopi siap disajikan. Kopi yang hendak disajikan biasanya disaring terlebih dahulu. Kalau nggamau disaring juga, ngga papa kok. Nah, bubuk kopi yang sudah dipanaskan tadi, jangan dibuang dulu ya. Katanya masih bisa dipakai lagi, tinggal tambahin airnya, lalu masak kembali. Rasa dan aroma pada seduhan pertama lebih nikmat dan kuat dibanding seduhan kopi pada pemanasan berikutnya.
Keempat.Metode ini biasa kita temui di kafe modern. Dengan menggunakan alat khusus, biji kopi digiling hingga halus dan dipadatkan sebelum mengekstrasinya. Biasanya, volume seduhan kopi yang diekstrak juga sudah bisa ditentukan pada mesinnya. Mau yang small, medium, atau large, semuanya ada..
Nah, kalau kamu gimana nih? Punye metode penyeduhan lain yang lebih praktis, mudah, atau lebih khas yang bisa jadi inspirasi bersama? Boleh banget kasi komentar untuk berbagi ilmu. Sampai bertemu kembali di artikel berikutnya. Terimakasih.


Post Comment