DANAU KELIMUTU : PESONA ALAM INDONESIA

Beragam potensi alam yang dapat kita temui di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Berbagai sudut provinsi ini selalu memancarkan berbagai bentuk keindahan mulai dari masyarakatnya, kehidupan sosial budayanya, hingga potensi wisata alamnya. Sebut saja, Danau Kelimutu, salah satu dari tujuh keajaiban dunia. Danau Kelimutu berada di Puncak Gunung Kelimutu, Desa Pemo, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, daratan Pulau Flores. Danau Kelimutu adalah tiga danau vulkanik yang memiliki warna berbeda. Tidak salah jika danau ini disebut sebagai Danau Tiga Warna. Keunikan dari danau ini ialah perubahan warna yang tidak bisa diprediksi. Berbagai jenis perubahan warna yang terjadi adalah biru, hijau, hingga hitam. Berdasarkan kepercayaan masyarakat setempat, warna-warna danau memiliki makna dan kekuatan alamnya masing-masing. Berdasarkan informasi dari Wikipedia, Kawasan Kelimutu ditetapkan sebagai Kawasan Konservasi Alam Nasional sejak 26 Februari 1992.

            Saya telah mengunjungi Taman Nasional Kelimutu sebanyak dua kali. Wisata pertama yaitu pada bulan Februari dan yang kedua pada bulan Juni. Tidak banyak hal yang bisa kami eksplor di bulan Februari karena cuaca yang kurang mendukung. Saat pertama kali kami tiba disana, kami disambut dengan riuh angin kencang dan embun tebal. Kami sulit mendapatkan foto terbaik karena embun menutupi keindahan danau bahkan sampai siang hari. Saat mencoba menaiki tangga hingga puncak, adrenalin seketika meningkat karena angin begitu kencang. Pagar di sisi tangga pun rasanya tidak mampu menahan beban dan kami memutuskan untuk turun kembali. Kunjungan kedua yakni pada bulan Juni memberi harapan nyata. Cuaca mendukung seakan meningkatkan tingkat kebahagiaan pada diri sendiri. Senangnya, kami bisa berjalan hingga puncak gunung dan menikmati keindahan danau kelimutu dari atas. Warna danau yang kami temui disana ialah warna hijau dan warna hitam.

            Banyak cerita menarik dibalik Danau Kelimutu. Masyarakat Lio percaya bahwa Danau Kelimutu merupakan tempat peristirahatan terakhir para arwah-arwah dimana semua jiwa kembali setelah perjalanan hidup berakhir. Setiap tahunnya, masyarakat setempat akan merayakan ritual Pati Ka sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas tahun lalu dan meminta berkah, kesejahteraan, kesehatan, dan kehidupan baik pada tahun mendatang. Berdasarkan informasi yang saya dapatkan di lokasi wisata bahwa arwah yang baik akan menemukan kedamaian abadi di Danau Orang Tua “Tiwu Ata Mbupu (Danau berwarna hitam). Arwah jahat akan disiksa di Danau Orang Jahat “Tiwu Ata Polo(Danau berwarna merah), dan arwah yang melakukan hal-hal yang baik dan jahat akan berlabuh di  Danau Muda-Mudi “Tiwu Koo Fal Nuwa Muri (Danau berwarna hijau).

            Banyak hal menarik lainnya yang kami temui di lokasi Taman Nasional Kelimutu. Disana terdapat Arboretum dengan koleksi berbagai jenis tumbuhan dan ada juga wisata kebun stroberi yang bisa dinikmati para pengunjung. Berwisata ke tempat ini sungguh sangat asyik, lho! Jangan lupa masukkan Danau Kelimutu dalam wishlistyang akan kamu kunjungi ya.

Selamat berwisata, teman-teman semua.

Post Comment

You May Have Missed