Pesona Kampung Adat Prai Ijing
Sumba tidak hanya kaya akan pemandangan pantai, tetapi wisata kampung adatnya. Kampung Ada Prai Ijing adalah salah satu tempat wisata terkenal di Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat.
Pemandangan pertama yang saya lihat ketika memasuki kampung ada ini adalah sebuah papan bertuliskan “Prai Ijing Village Tourism Map” dan dilengkapi dengan keterangannya. Bersebarangan dengan tulisan ini, ada lagi tulisan yang lebih menarik yaitu “Budayakan 7S : Senyum, Sopan, Santun, Semangat, Salam, Sapa, dan Sayang”. Saat memasuki tempat ini, saya melihat banyak sekali rumah-rumah adat. Katanya, kita tidak boleh masuk sembarangan ke rumah adat ini. Disana terdapat Rumah Pamali dimana kita tidak boleh masuk sama sekali. Jika penasaran, teman-teman boleh berkunjung ke rumah-rumah warga. Berbicara tentang tatanan rumahnya, atap rumah adat disini membentuk menara, namun tidak terlalu tinggi. Jenis atap rumahnya pun masih menggunakan anyaman daun yang biasa disebut atap rumbia. Dinding-dinding rumahnya terbuat dari kayu. Rumah adat ini memiliki tiga bagian, yaitu bagian bawah/kolong rumah (Lei Bangun) untuk kandang ternak, bagian tengah (Rongu Uma) untuk tempat tinggal, dan langit-langit/loteng rumah (Uma Daluku) sebagai tempat penyimpanan bahan makanan. Daya tarik lain dari tempat ini adalah Batu Kubur yang tersebar di beberapa bagian perkampungan. Untuk mendapatkan pemandangan kampung ini secara keseluruhan, pengelola tempat wisata ini juga sudah menyediakan tempat berfoto yang dilengkapi dengan ikon tulisan Prai Ijing. Kami memanfaatkan waktu yang singkat ini untuk berfoto ria. Saya sungguh menikmati keindahan kampung adat ini. Teman-teman yang berkunjung ke Sumba Barat, jangan lupa mampir ya








Post Comment