Oksigen Kehidupan

Membuka catatan kembali, Khotbah Minggu, 15 Januari 2022

Mengawali khotbah minggu pada saat itu, romo bertanya kepada umat apakah anak mereka cenderung mengikuti perintah orangtua atau justru pesan-pesan dari internet. Terdengar ada yang menjawab, “orangtua” dan ada pula yang menjawab “internet” sambil tersenyum. Tampaknya, ada pula yang terlihat ragu-ragu antara bingung atau tidak percaya diri menjawab pertanyaan romo. Sambungnya, dalam pola pengasuhan, anak akan cenderung meniru dan mengikuti apa yang dilakukan oleh orangtua. Sebelum membimbing orang lain, orangtua harus terlebih dahulu bertanggungjawab atas dirinya dan bertekun melakukan hal yang baik, sehingga bisa menjadi contoh yang baik pula bagi anak. Ada empat kiat yang disampaikan romo dalam proses menjadi teladan :

I do you watch : Apa yang kita lakukan, tentu akan dilihat orang lain. Orang akan cenderung mengamati dan merekam apa yang kita lakukan.

I do you help : Apa yang kita lakukan mungkin saja akan ditiru oleh orang lain atau bahkan orang lain akan membantu kita untuk menyelesaikan pekerjaan (saling membantu).

You do i help : Selaras dengan hukum keseimbangan, ketika orang lain melakukan suatu hal tentu hati kita juga akan tergerak untuk membantu (saling membantu).

You do i watch : Demikian pula ketika orang lain melakukan sesuatu, kita akan merekam hal-hal yang dilakukan. Saya dan kamu bisa jadi contoh bagi satu sama lain.

Terlepas dari hubungan orangtua dan anak, khotbah tersebut juga menjadi refleksi bagi ku apakah aku sudah bersungguh-sungguh bertekun, bertanggungjawab atas diri sendiri, dan adakah hal teladan dari dalam diriku yang menjadi contoh bagi orang lain? Bacaan pagi ini (18 September 2025) dari kitab 1 Timotius 4:12-16 juga disampaikan agar orang muda menjadi teladan dalam perkataan, tingkah laku, kasih, kesetiaan, dan kesucian. Dengan bertekun, kita menyelamatkan diri sendiri dan orang yang mendengar kita. Keteladanan adalah Oksigen Kehidupan. Oksigen yang dilambangkan dengan O2 terdiri dari Optimis dan Optimal. Romo menyambung bahwa kita harus selalu optimis dan optimal dalam setiap aktivitas yang kita lakukan.

Terima Kasih, Romo Hartono atas khotbahnya. Sangat bermanfaat dan masih nyata hingga saat ini.

1 comment

comments user
Maida

Mantap ndang.. Terus kembangkan, dan semangat selalu, GBu

Post Comment

You May Have Missed