BERSAMA YESUS, KETAKUTAN LENYAP
Tulisan ini adalah tulisan lama dalam buku harian catatan ku beberapa tahun yang lalu. Hal sederhana dan masih nyambung hingga saat ini.
Seperti biasa kami mengawali pagi dengan secangkir kopi pahit. Dari sekian banyak pilihan kopi, kami memilih untuk menyeduh kopi pahit khas Aceh. Rasanya cukup asam dari kopi yang biasa kami minum. Walaupun demikian, kami tetap menikmatinya. Sudah tahu kan manfaat konsumsi kopi pahit? Hehehe browsingsendiri aja ya… Rencananya kami ingin menikmati kopi di kebun sembari cuci mata dengan tanaman berwarna-warni dan menghirup udara segar tapi tidak jadi. Akhirnya, kami duduk di kamar dan atas rekomendasi kakak, lebih baik membaca buku saja. Rekomendasi buku oleh kakak saya adalah Buku Eksegese Orang Jalanan. “Ondang tenang, berdoa dulu, buka bukunya. Dimana jari-jari mu berhenti membuka, bacalah bacaan itu” kata kakak kepada ku. Tangan ku asik membuka halaman tanpa membaca dan terbukalah halaman 138 dengan tema “Bersama Yesus Ketakutan Lenyap”.
Aku merenung sejenak dan sepertinya ini nyata. Banyak pertanyaan tentang diri sendiri dan masa depan. Dalam pengambilan keputusan, manusia tidak jarang mengandalkan dirinya sendiri tanpa bertanya kepada Tuhan, apa yang terbaik untuk dirinya masing-masing. Kita kembali ke Tuhan pada saat kita memiliki kendala. Saat kembali, apakah Tuhan akan memberi jalan keluar? Saya percaya, Iya. Karena Tuhan itu setia dan selalu menerima setiap anak-Nya yang memohon pertobatan dengan sungguh-sungguh. Namun, pertanyaan selanjutnya, apakah kita harus terjebak dulu atas kehendak diri sendiri lalu memohon pertolongan dan pengampunan kepada Tuhan? Tentu Tidak. Ini sama saja kita mempermainkan iman kita. Bacaan ini memberikan pesan kepada saya pribadi agar selalu bertanya kepada Tuhan tentang setiap keputusan yang hendak saya ambil. Setiap keputusan yang kita ambil dan kita mulai dan selesaikan dengan sukacita berarti kita sendiri sudah mengikuti suara yang Tuhan perintahkan untuk diri kita. Jangan takut, teruslah maju dan bergeraklah dengan penuh sukacita. Tidak perlu idealis. Letakkan mutu yang luar biasa dalam hal-hal biasa. Tuhan akan mengambil alih hal-hal diluar batas kemampuan manusia. Bersama Yesus Ketakutan Lenyap.
Salam Sukacita




Post Comment